Postingan

Menampilkan postingan dengan label Budaya Minang

Wisata Budaya Batu Angkek-Angkek

Gambar
Batu Angkek-Angkek Bumi Minangkabau tidak hanya indah dengan panorama pegunungan dan pantai, namun juga sarat legenda dan cerita rakyat yang menarik. Legenda ini kemudian dijadikan kawasan wisata. Batu Angkek-angkek merupakan salah satu objek wisata yang ramai dikunjungi, baik oleh wisatawan dalam negeri maupun luar negeri. Konon, batu ini dapat meramal keinginan seseorang. Jika keinginannya tercapai maka batunya mudah diangkat, tetapi sebaliknya jika tidak, maka batunya akan sulit untuk diangkat. Wisata budaya Batu Angkek-Angkek terletak di Kabupaten Tanah Datar. Tepatnya di Rumah Gadang Batu Angkek-Angkek jika diterjemahkan secara harfiah ke dalam bahasa Indonesia artinya adalah batu angkat-angkat. Namun secara makna berkaitan dengan mitos masyarakat di daerah wisata budaya Kenagarian Sungayang ini. Menurut ceritanya ketika pengunjung mampu mengangkat batu tersebut setelah dia melontarkan harapannya di masa depan, maka impian dan harapan tersebut akan dengan mudah dia raih. Ji...

Baralek Gadang Simbol dari Orang Minang

Gambar
Jika saat ini anda punya rencana untuk pulang kampuang --bagi yang merantau-- atau mau jalan ke Ranah Minang --buat yang hobi jalan-jalan--, reschedule kembali jadwal kunjungan ada. Itu jika anda berkeinginan melihat prosesi baralek gadang (pesta pernikahan) ala rang Minang di Kota Padang. Saat liburan panjang nanti.Keingintahuan anda soal pesta adat ini akan terjawab. Itu kalau tidak ada aral melintang dan Pemko Padang tidak kelupaan untuk menghelatnya. Acara ini sendiri sebenarnya sudah dilaksanakan pada 19 Desember 2006 lalu dengan tajuk Urang Padang Baralek Gadang. Event yang baru pertama kali diadakan itu, tentu saja masih ada kekurangan di sana-sini. Kendati begitu, tetap saja acara serupa ini adalah hal yang menarik bagi orang yang belum pernah melihat dan punya ketertarikan dengan budaya lokal. Pada acara Urang Padang Baralek Gadang lalu itu, diawali dengan acara babako (pergi ke keluarga pihak ayah) ke rumah --yang diperankan-- Sekdako Padang, Firdaus K. Di sana, 11...

Tradisi Budaya Minang Tentang Balimau

Gambar
Menghitung waktu, tak terasa bulan suci Ramadhan dapat kita rasakan lagi.Banyak masyarakat menyambutnya dengan ciri khas masing-masing.Misalnya saja, di kota padang warga mulai merayakannya dengan suata acara yang unik yaitu 'balimau' untuk menyambut bulan penuh berkah dan ampunan tersebut. Tradisi Balimau Oleh Masyarakat Salah satunya dapat dilihat dari tradisi ‘balimau‘, yaitu tradisi mandi menggunakan jeruk nipis yang berkembang di kalangan masyarakat Minangkabau. Biasanya tradisi balimau dilakukan sehari sebelum datangnya bulan Ramadan. Selain jeruk nipis, terkadang beberapa menambahkan bunga-bungaan yang diramu dan dibubuhi parfum non-alkohol. Tujuan balimau adalah menyucikan diri sebelum memasuki bulan suci Ramadan. Menurut pemuka agama, balimau bukanlah budaya Islam atau budaya Minang. Namun tradisi ini sudah menjadi kebiasaan banyak masyarakat Minang yang sampai sekarang masih dijalani. Dalam balimau biasanya dilakukan pada kawasan tertentu yang memiliki aliran sungai d...

Budaya Melamang Menyambut Bulan Baiak (Baik)

Gambar
Ibu - ibu sedang memasak lamang Malamag, memasak beras pulut yang dimasukkan dalam sebatang bambu Aur (aua ,dalam bahasa minang) yang biasa dilaksanakan pada setiap masuk bulan baiak (besar) didalam tradisi minang. Tradisi ini turun temurun telah dilaksanakan oleh masyarakat minang. Menjelang masuk ramadhan, pada bulan maulud (bulan kelahiran Nabi Muhammad), peringatan isra’ mi’rat Nabi Muhammad SAW. Selain pada bulan – bulan tersebut, malamang juga dilakukan pada prosesi 3 hari meninggal, 7 hari dan 14 serta 100 hari peringatan meninggal seseorang kerabat di adat minang kabau. Malamang ini bisa ditemukan di seluruh nagari yang ada di Sumatera Barat. Seperti umumnya di kabupaten Pesisir Selatan, pinggiran kota Padang, Pariaman dan Padang Pariaman serta daerah lainnya yang ada di ranah minang. Selain dari bahan baku beras ketan (puluik, dalam bahasa minang), lamang juga di buat dari berbagai bahan makanan lannya seperti dari pisang, ubi dan lain sebagainya. Dengan campuran santan dari p...